Monday, January 26, 2026

MODUL PRINSIP KERJA STATIC KOMPUTER KELAS C UNTUK SATU RUANGAN

 


 Prinsip kerja IP statik pada komputer kelas C untuk satu ruangan berfokus pada alokasi alamat IP yang tetap dan unik untuk setiap perangkat di jaringan lokal tersebut.

💻 Prinsip Dasar IP Statik Kelas C

  1. Alamat IP Tetap: Setiap komputer di ruangan tersebut diberikan alamat IP (Internet Protocol) yang tidak berubah (statik). Alamat ini diatur secara manual pada konfigurasi jaringan setiap komputer.

  2. Kelas C: Alamat yang digunakan termasuk dalam kelas C, yang dicirikan dengan tiga oktet pertama (24 bit) sebagai Network ID dan satu oktet terakhir (8 bit) sebagai Host ID. Rentang IP Kelas C biasanya dimulai dari $192.0.0.0$ hingga $223.255.255.255$.

    • Contohnya: $192.168.1.x$, di mana $192.168.1$ adalah Network ID yang sama untuk semua perangkat di ruangan tersebut, dan $x$ (dari 1 hingga 254) adalah Host ID yang unik untuk setiap komputer.

  3. Subnet Mask: Biasanya menggunakan subnet mask standar Kelas C, yaitu $255.255.255.0$ (atau prefix /24). Subnet mask ini memastikan bahwa semua komputer di ruangan berada dalam subnet yang sama dan dapat saling berkomunikasi.

  4. Gateway dan DNS:

    • Setiap komputer perlu dikonfigurasi dengan Default Gateway (biasanya alamat IP router yang menghubungkan ruangan ke jaringan luar/internet).

    • Setiap komputer juga perlu dikonfigurasi dengan alamat DNS Server (Domain Name System) untuk resolusi nama domain.

⚙️ Cara Kerja dalam Satu Ruangan

Untuk jaringan komputer dalam satu ruangan dengan IP statik Kelas C, cara kerjanya adalah sebagai berikut:

  1. Pengaturan Awal: Administrator jaringan secara manual menentukan dan memasukkan parameter jaringan (IP Address, Subnet Mask, Gateway, DNS) yang unik ke setiap komputer.

  2. Komunikasi Lokal: Ketika satu komputer (misalnya, $192.168.1.10$) ingin mengirim data ke komputer lain ($192.168.1.20$) di ruangan yang sama, komputer akan:

    • Membandingkan alamat IP tujuan dengan Subnet Mask untuk memastikan keduanya berada di Network ID yang sama ($192.168.1$).

    • Menggunakan protokol seperti ARP (Address Resolution Protocol) untuk menemukan MAC Address komputer tujuan.

    • Mengirim paket data langsung ke MAC Address tujuan melalui perangkat penghubung (seperti switch) tanpa perlu melalui router (Default Gateway).

  3. Akses Keluar: Jika komputer ingin mengakses internet atau jaringan lain, paket data akan diarahkan ke Default Gateway (router) yang telah dikonfigurasi, karena IP tujuan berada di luar Network ID lokal.

Keuntungan IP Statik di Lingkungan Kecil:

  • Identifikasi Mudah: Setiap komputer memiliki alamat yang tetap, memudahkan pelacakan dan manajemen.

  • Aplikasi Server: Ideal jika ada komputer yang berfungsi sebagai server (misalnya server file atau printer lokal), karena server tersebut harus selalu dapat dijangkau pada alamat yang sama.

  • Pengelolaan Sederhana (Skala Kecil): Dengan jumlah komputer yang sedikit, konfigurasi manual relatif mudah dikelola.


Pelajari lebih lanjut tentang perhitungan subnetting IP Kelas C di Teknik Menghitung Subnetting Kelas C dengan Cepat dan Mudah || IP Address Konsep Jaringan Dasar. Video ini menjelaskan konsep dasar subnetting, yang merupakan bagian penting dalam memahami alokasi IP Address Kelas C.

No comments:

Post a Comment

MARVEL ANERSA

MATERI TENTANG NAT